Gojek, Tokopedia, dan GoPay Kasih Layanan Gratis Setahun ke Kontingen Olimpiade Tokyo 2020

Para atlet Indonesia tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (1/8/2021), setelah berjuang di Olimpiade Tokyo 2020. (NOC Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Gojek, Tokopedia, dan GoPay mengungkapkan rasa terima kasih untuk para atlet, para pelatih dan tim ofisial Indonesia yang telah berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.

Sebagai bentuk apresiasi, Gojek dan Tokopedia akan memberikan layanan gratis selama satu tahun tidak hanya untuk atlet Indonesia saja, melainkan juga para pelatih dan tim ofisial.

"Selamat kepada seluruh putra-putri terbaik bangsa, dan terima kasih karena telah menunjukkan keteguhan, komitmen kuat, kolaborasi yang baik dan semangat gotong royong dalam mengharumkan nama bangsa," tutur Co-Founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi, dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (5/8/2021).

Adapun tim Indonesia di Olimpiade Tokyo berjumlah 76 anggota, termasuk atlet, pelatih, dokter, ahli nutrisi hingga fisioterapis. Apresiasi dari Gojek, Tokopedia, dan GoPay ini disebut bernilai lebih dari Rp 5 miliar dengan daftar lengkapnya, sebagai berikut:

  1. Voucher GoFood senilai Rp 1 juta setiap bulan
  2. Voucher GoSend senilai Rp 1 juta setiap bulan
  3. Voucher layanan GoCar senilai Rp 1 juta setiap bulan
  4. Top up saldo GoPay senilai Rp 1 juta setiap bulan
  5. Peningkatkan keanggotaan GoClub (program loyalitas Gojek) menjadi Anak Sultan
  6. Peningkatan level TokoPoints (program loyalitas Tokopedia) menjadi Diamond dengan manfaat bebas ongkir

"Di tengah pandemi seperti ini, perjuangan dan keberhasilan para atlet Indonesia menjadi suntikan semangat dan harapan tersendiri bagi seluruh masyarakat. Angin segar yang mengajak kita untuk bangkit bersama," tutur Co-Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya.

Untuk diketahui, seluruh atlet Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 sudah tiba di Tanah Air. Rombongan terakhir yang berjumlah 35 orang--termasuk ofisial--mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu malam, 4 Agustus 2021.

Menpora Zainudin Amali memastikan, bila 35 orang dalam tim terakhir yang sampai di Indonesia, akan menjalani masa karantina sesuai dengan Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19.

"Selanjutnya, para kontingen ini baik atlet dan official, akan melakukan protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Yakni, menjalani masa karantina selama 8 hari," ujar Menpora.

Baru setelah itu direncanakan penyambutan lain dengan masih menjalankan protokol kesehatan ketat. Termasuk rencana para atlet akan diterima langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Negara.

Grab Indonesia Kasih Rp 1 Miliar untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

Greysia Polii/Apriyani Rahayu - Ganda putri Merah Putih ini mampu memperpanjang tradisi emas bulu tangkis Indonesia di olimpiade. Dia berhasil mengalahkan unggulan ke-2 dari China, Chen Qing-chen/Jia Yi-fan, dengan skor 21-19, 21-15. (Foto/AP/Dita Alangkara)

Sebelumnya, Grab Indonesia memberikan penghargaan masing-masing sebesar Rp 500 juta untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (total Rp 1 miliar) serta Rp 100 juta kepada Eng Hian, sang pelatih.

Apresiasi ini diberikan karena mereka berhasil meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 untuk cabor badminton.

Kepada ketiganya dan seluruh atlet peraih perak dan perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Grab juga akan memberikan apresiasi untuk belanja di GrabFood selama setahun, masing-masing senilai Rp 42 juta.

"Selamat dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu atas medali emas hasil perjuangannya yang berhasil menorehkan sejarah baru Indonesia di Olimpiade," kata Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam keterangan resminya, Selasa (3/8/2021).

Ia menyebut keberhasilan ini bagai hadiah kejutan luar biasa bagi semua rakyat Indonesia di tengah duka dan masa sulit.

"Tentunya, kebanggaan yang diberikan untuk bangsa Indonesia tak terukur dengan angka. Tak terkecuali dari semua atlet di cabang olahraga lainnya, yang terus menginspirasi dan memotivasi kita semua, akan pentingnya Bersatu untuk Indonesia," ucap Neneng menambahkan.

Sementara President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menyampaikan rasa hormat kepada semua atlet yang berjuang dan mengharumkan nama bangsa.

"Hormat kami kepada semua atlet yang berjuang untuk Indonesia, mengharumkan nama bangsa di dunia. Kemenangan ini menjadi hadiah spesial untuk negara kita yang akan memperingati Hari Kemerdekaan. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, keluarga besar Grab sangat bangga dan kami sudah tidak sabar menantikan kehadiran mereka kembali di Tanah Air," kata Ridzki.

Kepada ketiganya dan seluruh atlet peraih perak dan perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Grab juga akan memberikan apresiasi untuk belanja di GrabFood selama setahun, masing-masing senilai Rp 42 juta.

Warganet Rayakan Kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

Kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu dirayakan warganet. Suka cita warganet atas sumbangan medali emas dari Greysia dan Apriyani masih dirasakan hingga saat ini di platform media sosial, termasuk Facebook dan Instagram.

Facebook membagikan informasi terkait bagaimana euforia atas torehan prestasi dari atlet-atlet badminton Indonesia.

Mengutip data Facebook, Selasa (3/8/2021), dalam kurun waktu 24 jam terakhir, Apriyani Rahayu menjadi atlet paling banyak dibicarakan di Facebook di seluruh dunia. Sementara Greysia Polii menjadi atlet ke-5 yang paling banyak dibicakan di Facebook di seluruh dunia.

"Di Instagram, jumlah followers pasangan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 ini meningkat secara fenomenal," kata Facebook dalam pernyataan.

Tercatat, dalam kurun waktu 24 jam terakhir, Greysia Polii mendapatkan 418.427 follower baru (naik 87,2 persen). Sementara follower Apriyani Rahayu naik 342.417 follower baru (naik 146,92 persen).

Tidak hanya itu, dalam 24 jam terakhir, tagar #IndonesiaBisa digunakan lebih dari 374.000 kali di seluruh platform Facebook dan Instagram.

Masih mengenai media sosial, unggahan Facebook Kevin Sanjaya yang menyampaikan selamat untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu merupakan unggahan yang trending di Indonesia.

Dari rentang usia, 33 persen warganet yang membicarakan Olimpiade di Indonesia berusia 25-34 tahun. Kelompok usia ini merupakan kelompok paling efektif yang terlibat dalam percakapan mengenai Olimpiade, diikuti oleh kelompok 18-24 tahun.

(Dam/Ysl)

lptn6